Ngeri! Ibu Rumah Tangga di Kuansing Selamat dari Teror Buaya
KUANSING RIAU-Sebuah momen menegangkan terjadi di Desa Pebaun Hilir, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Kamis (7/5/2026) pagi. Neni Arica (43), seorang ibu rumah tangga, dilaporkan menjadi korban serangan buaya saat aktivitasnya di sekitar sungai.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.10 WIB itu meninggalkan luka robek yang cukup dalam di betis kirinya, serta luka lecet di lengan kiri, sebuah pengalaman yang tentu sangat traumatis. Segera setelah kejadian yang menakutkan itu, Neni Arica langsung dilarikan ke UPTD Puskesmas Lubuk Jambi untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Kedatangan di unit gawat darurat Puskesmas Lubuk Jambi membawa keluhan utama berupa luka robek akibat gigitan reptil ganas tersebut, yang terjadi kurang lebih 30 menit sebelum ia tiba di fasilitas kesehatan.
Tim medis di Puskesmas Lubuk Jambi bergerak cepat memberikan pertolongan. Upaya penyelamatan dilakukan untuk mencegah risiko infeksi yang mengintai dan untuk menutup luka yang menganga.
"Benar, kejadiannya sekitar jam 09.10 WIB di Pebaun Hilir. Kondisi terakhir ada luka robek di betis kiri dan luka lecet di tangan kiri bekas gigitan buaya tersebut, " ungkap Kepala Puskesmas Lubuk Jambi, Saat dikonfirmasi mengenai kondisi pasien.
Penanganan medis lanjutan dilakukan oleh dr. Nur Islan A. Ia segera melakukan prosedur debridement untuk membersihkan jaringan luka yang rusak, diikuti dengan hecting atau penjahitan untuk menutup luka robek.
Selain tindakan bedah minor tersebut, pasien juga diberikan serangkaian terapi obat-obatan penting. Antibiotik Amoxicillin diresepkan untuk melawan infeksi, Paracetamol untuk meredakan nyeri, dan salep Gentamicin untuk membantu mempercepat proses penyembuhan kulit.
Meskipun sempat mengalami trauma mendalam dan cedera fisik yang cukup serius, kondisi vital Neni Arica dilaporkan stabil. Tekanan darahnya tercatat 135/102 mmHg, dan kesadarannya penuh (Compos Mentis). Setelah melalui masa observasi pasca-tindakan, tim medis memutuskan bahwa Neni Arica tidak memerlukan rawat inap.
"Setelah dilakukan tindakan di Puskesmas Lubuk Jambi, yang bersangkutan dibolehkan pulang karena tidak ada hal yang mengkhawatirkan, " tambah pihak Puskesmas, memberikan kelegaan bagi keluarga korban.
Insiden serangan hewan buas ini menjadi pengingat penting bagi seluruh warga yang berdomisili di sekitar aliran sungai atau area yang rentan terhadap konflik satwa di Pebaun Hilir. Hingga berita ini diturunkan, imbauan tegas disampaikan kepada masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah yang diketahui menjadi habitat buaya.
Diharapkan pihak berwenang dapat segera melakukan pemantauan intensif di lokasi kejadian demi menjamin keamanan dan ketenangan masyarakat setempat. Eitor: Candra
Related Articles