Innova BK 1186 ZM Hantam Truk Parkir Tanpa Rambu di Petapahan Kampar Riau, Sopir Truck Diduga Kabur

Terkini 08 May 2026 12:49 3 min read 16 views By Candra

Share berita ini

Innova BK 1186 ZM Hantam Truk Parkir Tanpa Rambu di Petapahan Kampar Riau, Sopir Truck Diduga Kabur
Toyota Innova dengan nomor polisi BK 1186 ZM menabrak bagian belakang truk bermuatan inti bernomor polisi BL 8610 AK yang sedang berhenti di badan jalan. (Dok.KompasNews86)

KAMPAR RIAU – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan provinsi, tepatnya di Jalan Lintas Petapahan, Kabupaten Kampar, Riau, pada Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Sebuah mobil penumpang jenis Toyota Innova dengan nomor polisi BK 1186 ZM menabrak bagian belakang truk bermuatan inti bernomor polisi BL 8610 AK yang sedang berhenti di badan jalan.

 

Insiden ini diduga kuat akibat kelalaian sopir truk yang memarkirkan kendaraannya tanpa memasang rambu pengaman atau lampu darurat (hazard) di tengah kondisi cuaca yang masih gelap, sehingga mengakibatkan pengemudi Innova mengalami luka-luka dan kerugian materiil yang besar. ​ ​

 

KRONOLOGI DAN KONDISI DI LOKASI KEJADIAN

 

Peristiwa bermula saat truk yang dikemudikan oleh Susanto mengalami kerusakan teknis dan terpaksa berhenti di badan jalan. Namun, di lokasi kejadian tidak ditemukan adanya tanda peringatan seperti segitiga pengaman yang seharusnya dipasang untuk memberi peringatan kepada pengendara lain.

 

Akibatnya, Rianto, sopir mobil Innova yang melintas dari arah yang sama, tidak melihat keberadaan truk tersebut karena jarak pandang yang terbatas akibat cuaca gelap. Benturan keras pun terjadi hingga mengakibatkan bagian depan Innova rusak parah. ​

 

DUGAAN TINDAKAN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

 

Sesaat setelah kejadian, sopir truk diketahui masih berada di tempat. Namun, ia kemudian meninggalkan lokasi dengan alasan ingin menemui mandornya. Hingga berita ini diturunkan, sopir tersebut tidak kunjung kembali.

 

​”Kami sudah berupaya mencari keberadaan sopir truk (Susanto) sejak pukul 22.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB keesokan harinya, namun yang bersangkutan tidak ditemukan di mana pun. Ini menunjukkan adanya indikasi lepas tanggung jawab,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi pencarian. ​

 

KONFIRMASI PIHAK KORBAN DAN PERUSAHAAN

 

Rianto, warga Petapahan yang menjadi korban dalam insiden ini, dilaporkan mengalami luka di bagian sekitar mata akibat benturan keras. Pihak keluarga korban menyayangkan sikap pemilik truk yang diduga berasal dari PT Lijang Utama karena dinilai belum menunjukkan itikad baik.

 

​”Harusnya ada tanggung jawab dari pihak perusahaan (PT Lijang Utama). Sampai saat ini kondisinya masih tarik ulur, sementara kerugian mobil sangat besar dan pengemudi kami terluka,” ungkap kerabat korban saat dikonfirmasi. ​

 

STATUS JALAN LINTAS PETAPAHAN

 

Jalan Lintas Petapahan merupakan jalur provinsi yang sangat vital di Kabupaten Kampar. Jalur ini menghubungkan Kecamatan Tapung dan Tapung Hilir, serta menjadi akses utama bagi masyarakat dari Bangkinang dan Pekanbaru menuju Kabupaten Siak dan Rokan Hulu (Ujung Batu).

 

Mengingat padatnya arus logistik di jalur ini, keberadaan kendaraan yang parkir sembarangan tanpa rambu sangat membahayakan nyawa pengguna jalan. ​

 

HARAPAN MASYARAKAT DAN PENANGANAN LANJUTAN

 

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian setempat terkait insiden tersebut. Namun, warga mendesak agar aparat segera melakukan penyelidikan guna memanggil pihak perusahaan truk. ​

 

”Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, jika kendaraan rusak, wajib menyalakan lampu hazard dan memasang segitiga pengaman. Jangan sampai lalai karena bisa menghilangkan nyawa orang lain,” pungkas seorang petugas lalu lintas setempat yang enggan disebutkan namanya saat memberikan himbauan umum. ​

 

Masyarakat diharapkan selalu waspada saat berkendara di pagi hari dengan jarak pandang terbatas untuk menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang.

 

Editor: Candra

KompasNews86
Chat with us on WhatsApp